Tampilkan postingan dengan label Algoritma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Algoritma. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2016

Switch Case dalam C++ Codeblocks

Operator Kondisi If-Else Dan Switch Case Dalam Java


  1. Pernyataan IF
Artinya jika kondisi memenuhi syarat, maka perintah akan dikerjakan dan sebaliknya, jika kondisi salah, maka perintah akan diabaikan.
Pernyataan IF ada beberapa macam
a. If tunggal
Pernyataan yang hanya terdiri dari satu kondisi dan dua pernyataan
b. If majemuk
Pernyataan yang terdiri dari beberapa kondisi dan beberapa pernyataan
c. Nested if (If bersarang)
Yaitu tedapat kondisi lain di dalam kondisi ( If di dalam if)
Bentuk umum :
If (kondisi){
Pernyataan;
………….;
}
Contoh Program :
import java.util.*;
class HitungNilai {
public static void main(String[] args) {
String nama, hadiah;
int n1, n2, n3;
double rata2;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("PROGRAM HITUNG NILAI RATA-RATA");
System.out.print("Nama Siswa :");
nama = input.nextLine();
System.out.print("Masukan Nilai Pertandingan I :");
n1 = input.nextInt();
System.out.print("Masukan Nilai Pertandingan II :");
n2 = input.nextInt();
System.out.print("Masukan Nilai Pertandingan III :");
n3 = input.nextInt();
rata2 = (n1 + n2 + n3) / 3;
if(rata2 >= 85){
hadiah="Seperangkat Komputer P4";
}
else if(rata2 >= 70){
hadiah="Uang sebesar Rp. 500.000";
}
else{
hadiah="Mendapat hadiah hiburan";
}
System.out.println("Siswa yang bernama :" + nama);
System.out.println("Memperoleh nilai rata-rata : " + rata2 + "dari hasil perlombaan yang diikutinya");
System.out.println("Hadiah yang didapat adalah :" + hadiah);
}
}
Untuk penjelasan program saya rasa sudah sering saya jelaskan sebelumnya, tinggal di amati saja code programnya, tentunya untuk pernyataan if ini sudah tidak asing lagi bagi anda semua…
Contog Lain :
import java.util.*;
class NilaiKursus {
public static void main(String[] args) {
String nama,grade;
int nk,nt,nu,na;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("PROGRAM HITUNG NILAI AKHIR");
System.out.print("Nama Siswa : ");
nama = input.nextLine();
System.out.print("Nilai Keaktifan :");
nk = input.nextInt();
System.out.print("Nilai Tugas :");
nt = input.nextInt();
System.out.print("Nilai Ujian :");
nu = input.nextInt();
nk=(nk*20)/100;
nt=(nt*30)/100;
nu=(nu*50)/100;
na = nk+nt+nu;
if(na>=80){
grade="A";
}else if(na>=70){
grade="B";
}else if(na>=59){
grade="C";
}else if(na>=50){
grade="D";
}else{
grade="E";
}
System.out.println("Siswa Yang Bernama :" + nama);
System.out.println("Dengan Nilai Presentasi Yang Dihasilkan.");
System.out.println("Nilai Keaktifan * 20% :" + nk);
System.out.println("Nilai Tugas * 30% :" + nt);
System.out.println("Nilai Ujian * 50% :" + nu);
System.out.println("Jadi Siswa Yang Bernama :" + nama +
"Memperoleh Nilai Akhir Sebesar :" + na);
System.out.println("Grade Nilai Yang Didapat Adalah : " + grade);
}
}
  1. Pernyataan Switch Case
Pernyataan Switch Case ini sama dengan pernyataan IF-Else namun pada pernyataan Switch Case ini hanya digunakan pada tipe data primitif yang bertipe integer.
Bentuk Umum :
Switch (ekspresi){
Case konst-1 :
Perintah…
Break;
Case konst-2 :
Perintah…
Break;
……………..
……………..
Default :
Perintah…
Contoh Program :
Pada contoh berikut ini menggunakan pernyataan If-Else dan Switch Case
import java.util.*;
class UpahHonor {
public static void main(String[] args) {
String nama, pend;
int gol, jamker,ht=300000;
double tunjP = 0, tunjJ,lmbr,total;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("Program Hitung Honor Karyawan Kontrak");
System.out.println("PT. DINGIN DAMAI");
System.out.print("Nama Karyawan :");
nama = input.nextLine();
System.out.print("Pendidikan [SMU|D3|S1] :");
pend = input.nextLine();
System.out.print("Golongan [1|2|3] :");
gol = input.nextInt();
System.out.print("Jumlah Jam Kerja :");
jamker = input.nextInt();
switch (gol) {
case 1:
tunjJ = (ht * 5) / 100;
if ("SMU".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 2.5) / 100;
} else if ("D3".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 5) / 100;
} else if ("S1".equals(pend)) {
tunjP = (300000 * 7.5) / 100;
} else {
tunjP = 0;
}
break;
case 2:
tunjJ = (ht * 10) / 100;
if ("SMU".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 2.5) / 100;
} else if ("D3".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 5) / 100;
} else if ("S1".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 7.5) / 100;
} else {
tunjP = 0;
}
break;
case 3:
tunjJ = (ht * 15) / 100;
if ("SMU".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 2.5) / 100;
} else if ("D3".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 5) / 100;
} else if ("S1".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 7.5) / 100;
} else {
tunjP = 0;
}
break;
default:
tunjJ = 0;
}
if(jamker>8){
lmbr=(jamker-8)*2500;
}else{
lmbr=0;
}
System.out.println("Karyawan Yang Bernama :" + nama);
System.out.println("Honor Yang Diterima");
System.out.println("Honor Tetap Rp. " + ht);
System.out.println("Tunjangan Jabatan Rp. " + tunjJ);
System.out.println("Tunjangan Pendidikan Rp. " + tunjP);
System.out.println("Honor Lembur Rp. " + lmbr);
System.out.println("--------------------------------------");
total=ht+tunjJ+tunjP+lmbr;
System.out.println("Honor Yang Diterima Rp. " + total);
}
}
Penjelasan Program :
if ("SMU".equals(pend)) {
code di atas ada code equals itu artinya untuk inputan keyboar, kalau untuk mengabaikan inputan huruf kecil dan besar, tinggal diganti dengan equalsIgnoreCase
Amati code program di atas secara teliti ya….
Contoh Lain :
import java.util.*;
class HitungTotal {
public static void main(String[] args) {
String kode, merek;
int ukuran;
long harga = 0, jumbel, total;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("TOKO KELONTONG KERONCOBGAN");
System.out.println("--------------------------");
System.out.println("A. Susu Dancow");
System.out.println(" 1. Ukuran Kecil");
System.out.println(" 2. Ukuran Sedang");
System.out.println(" 3. Ukuran Besar");
System.out.println("B. Susu Bendera");
System.out.println(" 1. Ukuran Kecil");
System.out.println(" 2. Ukuran Sedang");
System.out.println(" 3. Ukuran Besar");
System.out.println("C. Susu SGM");
System.out.println(" 1. Ukuran Kecil");
System.out.println(" 2. Ukuran Sedang");
System.out.println(" 3. Ukuran Besar");
System.out.print("Masukan Kode Susu [A|B|C] :");
kode = input.nextLine();
System.out.print("Masukan Ukuran Kaleng [1|2|3] :");
ukuran = input.nextInt();
if ("A".equals(kode)) {
merek = "Dancow";
switch (ukuran) {
case 1:
harga = 15000;
break;
case 2:
harga = 20000;
break;
case 3:
harga = 25000;
break;
default:
harga = 0;
}
} else if ("B".equals(kode)) {
merek = "Bendera";
switch (ukuran) {
case 1:
harga = 13500;
break;
case 2:
harga = 17500;
break;
case 3:
harga = 20000;
break;
default:
harga = 0;
}
} else if ("C".equals(kode)) {
merek = "SGM";
switch (ukuran) {
case 1:
harga = 15000;
break;
case 2:
harga = 18500;
break;
case 3:
harga = 22000;
break;
default:
harga = 0;
}
} else {
merek = "Tidak Ada";
}
System.out.println("Susu :" + merek);
System.out.println("Harga Satuan Barang :" + harga);
System.out.print("Jumlah Yang Dibeli :");
jumbel = input.nextInt();
total = jumbel * harga;
System.out.println("Harga Yang Harus Dibayar Sebesar Rp. " + total);
}
}
Amati lagi ya codenya dan di coba lalu di compile dan di jalankan, kemudian lihat hasilnya..!

Penjelasan Dan Contoh Penggunaan Array Pada C++

PENJELASAN DAN CONTOH PENGGUNAAN ARRAY PADA C++



Ini adalah poin-poin yang harus dipahami

  1. Array  merupakan  struktur  data  yang sering            digunakan             dalam pemrograman      untuk      menyimpan data   yang   akan   diolah   kemudian (misalnya  pada  proses  sorting  atau searching).
  2. Array    adalah    struktur    data    yang terdiri  dari  kumpulan  variabel  yang bertipe sama.
  3.  Beberapa     bahasa     pemrograman mendukung  struktur  array  statis  dan dinamis.   Pada   C/C++,   array   yang didukung adalah array statis.
  4.  Pada     C/C++,     array     merupakan pointer    yang    mempunyai    alokasi memori tetap (pointer constant).
  5.  Nilai  (Isi)  dari  elemen-elemen  suatu array    ditempatkan    pada    memori yang berurutan.
  6. Akses   elemen   suatu   array   bersifat random,  artinya  dapat  dimulai  dari mana   saja   dan tidak   harus   dari elemen pertamanya. 
  7. Array : a finite ordered set of homogenous elements
  8. Elemen-elemen array tersusun secara berderet dan dapat diakses secara random di dalam memori.
  9. Array memiliki alamat yang besebelahan/berdampingan tergantung lebar tipe datanya.
  10. Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-dimensi.
  11. Elemen-elemen array bertipe data sama dan bisa berisi nilai yang sama atau berbeda-beda.
  12. Elemen-elemen array dapat diakses oleh program menggunakan suatu indeks tertentu secara random ataupun berurutan
  13. Pengisian dan pengambilan nilai pada indeks tertentu dapat dilakukan dengan mengeset nilai atau menampilkan nilai pada indeks yang dimaksud.
  14. Dalam C, tidak terdapat error handling terhadap batasan nilai indeks, apakah indeks tersebut berada di dalam indeks array yang sudah didefinisikan atau belum.  Hal ini merupakan tanggung jawab programmer.  Sehingga jika programmer mengakses indeks yang salah, maka nilai yang dihasilkan akan berbeda atau rusak karena mengakses alamat memori yang tidak sesuai.
  15. Tanda [] disebut juga “elemen yang ke- ...“. Misalnya kondisi[0] berarti array kondisi elemen yang ke nol.
  16. Array yang sudah dipesan, misalnya 10 tempat tidak harus diisi semuanya, bisa saja hanya diisi 5 elemen saja, baik secara berurutan maupun tidak.  Namun pada kondisi yang tidak sepenuhnya terisi tersebut, tempat pemesanan di memori tetap sebanyak 10 tempat, jadi tempat yang tidak terisi tetap akan terpesan dan dibiarkan kosong.
  17. Kita tidak dapat mendeklarasikan array dinamis tanpa inisialisasi!
  18. Deklarasi Array Multidimensi :
·         Multidimensi      array      merupakan superset   dari   single    dimensional array.
·         Setiap  penambahan  dimensi  akan diikuti penambahan attribut akses.
·         Array   dua   dimensi   memiliki   dua attribut yaitu: baris  dan kolom.
·         Array   tiga   dimensi   memiliki   tiga attribut   yaitu: baris, kolom    dan  tinggi.
  1. Syntax :
·         Dua Dimensi :
               tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] ;
               tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] = { Nila i };
·         Tiga Dimensi :
               tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] [indeks3];
                tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] [indeks3] ={ Nilai };
Berikut contoh penggunaan ARRAY pada bahasa C++ :
      Program Kasir untuk FriedChikend....

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<iomanip.h>

void main()
{
int n,i,harga,bayar=0,totalbayar,total[100],banyak[100]; //contoh ARRAY
float pajak;
char jenis[100];
cout << "Banyak Jenis  =  ";
cin>>n;
for (i=0;i<n;i++)
{
    cout<<"Jenis ke-"<<(i+1) << endl;
    cout<<"Jenis Potong [D/P/S] : ";
    cin>>jenis[i];
    cout<<"Banyak Potong        : ";
    cin>>banyak[i];
    cout<<endl;
}
clrscr();
cout<<"-------------------------------------------------------------------------------\n";
cout<<"No\tJenis Potong\tHarga Satuan\tBanyak Barang\tJumlah Harga\n";
cout<<"-------------------------------------------------------------------------------\n";
for(i=0;i<n;i++)
{
    cout<<setw(9)<<setiosflags(ios::left)<<(i+1);         //Merapihkan Tampilan
    cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
    if(jenis[i]=='D'||jenis[i]=='d')
    {
        cout<<"Dada";
        cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
        harga=2500;
        cout<<"2500";
}
else if (jenis[i]=='P'||jenis [i]=='p')
{
    cout<<"Paha";
    cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
    harga=2000;
    cout<<"2000";
}
else
{
        cout<<"Sayap";
        cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
        harga=1500;
        cout<<"1500";
    }
    cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left)<<banyak[i];
    total[i]=banyak[i]*harga;
    cout<<total[i];
    bayar+=total [i];
    cout<<endl ;
}
cout << endl ;
cout <<"--------------------------------------------------------------------------------\n";
cout<< "\t\t\t\t\tJumlah Bayar  =     "<<bayar<< endl ;
pajak = 0.1*bayar;
cout<< "\t\t\t\t\tPajak         =     "<<pajak<<endl;
totalbayar = bayar+pajak;
cout<< "\t\t\t\t\tToyal Bayar   =     "<<totalbayar<<endl<<endl ;
cout<<"----------------------------------Thank You--------------------------------------\n";
cout<<"WR Program";
}

Download CodeBlock disini 

Contoh Program Percabangan IF, IF-ELSE dan NESTED IF pada C++


Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari pilihan bahkan terkadang menghadapi pilihan yang begitu banyak yang bercabang-cabang sehingga kita diharuskan untuk memilih diantara banyaknya pilihan tersebut dengan menyeleksi dan memutuskan pilihan mana yang harus kita ambil. Begitu juga halnya dalam membuat sebuah program saat kita dihadapi banyak pilihan dalam menyelesaikannya kita diharuskan membuat pernyataan-pernyataan dan menyeleksi pernyataan tersebut apakah pilihan kita benar atau salah sehingga memudahkan kita menyelesai masalah dengan sebuah program. Dalam borland C++ juga tersedia fitur/struktur dalam menyeleksi pilihan diantaranya IF, IF-ELSE, NESTED dan masih banyak lagi yang lain. Sesuai dengan judul postingan ini akan memberika Contoh Program Percabangan IF, IF-ELSE dan NESTED IF pada  C++. Oke langsung saja lihat script berikut!.
1. Contoh Program Percabangan IF
main()
{

int angka;
cout<<"Menu Makanan"<<endl;
cout<<"1. Nasi Telur"<<endl;
cout<<"2. Nasi Goreng"<<endl;
cout<<"Masukkan Pilihan Anda : ";
cin>>angka;

if (angka==1)
{cout<<"Anda memesan nasi telur";}
if (angka==2)
{cout<<"Anda memesan nasi goreng";}

getch();
}

Dalam program di atas ada 2 pilihan dan kita disuruh untuk memilih diantaranya. Untuk memastikan apakah pilihan kita benar atau tidak program membuat struktur benar atau salah. Lihat gambar di bawah!


Pada tanda panah yang merah itu lah yang menyeleksi pilihan yang kita masukkan dengan kata lain jika kita memilih 1 atau memasukkan angka 1 sebagai pilihan maka program menunjukkan pilihan anda bahwa anda memilih atau memesan nasi telur, begitu juga dengan tanda panah yang kedua. Jika kita memasukkan angka selain dari angka pilihan yang tersedia maka program akan berhenti.

2. Contoh Program Percabangan IF-ELSE
main()
{

int angka;
cout<<"Menu Makanan"<<endl;
cout<<"1. Nasi Telur"<<endl;
cout<<"2. Nasi Goreng"<<endl;
cout<<"Masukkan Pilihan Anda : ";
cin>>angka;

if (angka==1)
{cout<<"Anda memesan nasi telur";}
if (angka==2)
{cout<<"Anda memesan nasi goreng";}
else
{cout<<"Pilihan yang anda masukkan salah";}

getch();
}

Kasus program yang kedua ini sama dengan yang pertama hanya melanjutkan dan menambah pernyataan yang ketiga lihat gambar di bawah!


Kata else yang ditunjukkan oleh tanda panah merah itu menyatakan jika pilihan kita tidak sesuai dengan pilihan yang tersedia maka pernyataan else ini yang berjalan seperti gambar di atas pernyataan else menyatakan bahwa pilihan kita salah.

3. Contoh Program Percabangan NESTED IF
Untuk contoh nested if ini berbeda dengan contoh if dan if-else. Di sini saya buat sebuah program sederhana saja, teman-teman bisa merubah ke dalam program yang diinginkan.
Dalam kasus ini saya membuat contoh syarat tinggi badan dalam test tertentu, dimana jika jenis kelamin memilih no.1 atau laki-laki dan tinggi badan lebih dari 165, maka memenuhi syarat dan lulus, selain dari itu jika jenis kelamin memilih no.1 dan tinggi badan kurang dari 165cm maka tidak lulus. selanjutnya jika jenis kelamin memilih no.2 atau perempuan dan tinggi badan lebih dari 160 maka memenuhi syarat dan lulus, tapi jika jenis kelamin memilih no.2 atau perempuan dan tinggi badan kurang dari 160cm maka tidak lulus.
Berikut contoh programnya:

main()
{
char nama[20];
int jenis_kelamin, tinggi;

cout<<"Contoh program Nested IF"<<endl<<endl;
cout<<"Masukkan data anda dengan benar"<<endl<<endl;

cout<<"Nama             : "; gets(nama);
cout<<"Jenis Kelamin"<<endl;
cout<<"1. Laki-Laki"<<endl;
cout<<"2. Perempuan"<<endl;
cout<<"Masukkan pilihan : "; cin>>jenis_kelamin;
cout<<"Tinggi Badan     : "; cin>>tinggi;

if(jenis_kelamin==1)
{
    if(tinggi>=165)
       {cout<<"\n-----Anda Lulus-----"<<endl;}
   else
       cout<<"Maaf, tinggi badan anda belum memenuhi syarat"<<endl;
}
else if(jenis_kelamin==2)
{
    if(tinggi>=160)
       {cout<<"\n-----Anda Lulus-----"<<endl;}
   else
       cout<<"Maaf, tinggi badan anda belum memenuhi syarat"<<endl;
}

getch();
}


Penjelasan :

  

Dari program dan gambar di atas, kita lihat ada 6 penyeleksian yang di tunjukkan tanda panah, yaitu if yang pertama menyatakan jika jenis kelamin memilih 1 (laki-laki) maka lanjut ke if yang ke 2 yang menyatakan bahwa syarat tinggi badan jenis kelamin 1 (laki-laki) lebih dari 165, maka pernyataan memenuhi syarat, namun jika jenis kelamin =1 (laki-laki) dan tinggi badan tidak memenuhi syarat if yang ke 2 maka masuk ke proses ke tanda panah yang ke 3 yaitu menyatakan tidak memenuhi syarat kelulusan. Tetapi jika pemilihan jenis kelamin memilih/memasukkan angka ke 2, maka akan melanjutkan proses if yang ke 5 dan 6, untuk prosesnya sama dengan proses if yang ke 2 dan 3.


Demikianlah yang bisa saya bagikan tentang Contoh Program Percabangan IF, IF-ELSE dan NESTED IF pada Borland C++, jika ada kesalahan mohon diralat. Terima kasih :)